Selain mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan saat pembuatan siaran pers, kamu juga perlu menguasai cara mendistribusikan press release. Untuk mendistribusikannya, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah memilih media penayangan press release.
Di tahap ini, kamu akan memilih saluran media mana yang cocok dan sesuai dengan target audiens dari campaign atau berita yang ingin diangkat. Dengan mengetahui media mana saja yang disasar, press release kamu akan diterbitkan oleh mitra media yang tepat dan mencapai target yang kamu tentukan.
Kira-kira, apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan saat memilih media untuk penayangan press release? Mau tahu? Yuk, kita simak informasinya berikut ini!
1. Membuat Daftar Media Nasional untuk Distribusi Press Release
Pertama, kamu harus memiliki seluruh daftar media nasional. Data-data ini akan memudahkan kamu untuk mengetahui media nasional apa saja yang di Indonesia. Perlu diingat, daftar media yang dikumpulkan ini sudah terdaftar atau terverifikasi Dewan Pers. Tujuannya agar artikel siaran pers dipublikasi oleh media yang memiliki kredibilitas, sehingga dipercaya oleh para audiens.
2. Melakukan Penyaringan Berdasarkan Tier Media
Ketika telah memiliki daftar media secara keseluruhan, selanjutnya kamu bisa melakukan penyaringan berdasarkan tier medianya. Tier sendiri merupakan level dari berbagai media-media yang ada. Umumnya, tier ini diklasifikasikan berdasarkan cakupan berita, audiens, popularitas, dan kredibilitas dari media tersebut.
Untuk menayangkan siaran pers, sebaiknya kamu mencari media tier pertama. Mengapa? Media tier pertama ini memiliki cakupan yang besar dan cukup banyak dikenal, baik online maupun cetak. Biasanya, media ini juga mengusung berita-berita yang sifatnya mendalam, investigatif, dan terverifikasi dari sumber terpercaya.
Selain itu, media tier pertama ini biasanya memiliki jumlah pembaca yang cukup banyak. Dengan memilih media tier pertama, memungkinkan artikel siaran pers kamu akan dibaca oleh banyak audiens.
3. Menyaring Media Berdasarkan Relevansi Industri
Selain dari sisi tier, pemilihan media untuk penayangan siaran pers juga bisa dipertimbangkan dari relevansi industri atau fokus beritanya. Sebab, ada beberapa media yang hanya fokus meliput dan mempublikasikan berita terkait satu bidang saja.
Oleh karena itu, kamu perlu membuat tambahan kolom terkait industri atau fokus bidang berita dari media tier pertama tersebut. Semakin relevan industri dengan isi dari siaran pers yang dikirim, maka semakin besar juga kemungkinan media tersebut akan mempublikasikannya.
4. Memilih Media untuk Penayangan Press Release Berdasarkan Relasi
Terakhir, kamu bisa lihat berdasarkan relasi yang kamu atau perusahaan miliki. Mengapa? Hal ini akan mempermudah siaran pers akan cepat dipublikasikan karena memiliki koneksi atau relasi dengan media atau jurnalis terkait. Dengan begitu, siaran pers perusahaanmu akan lebih cepat diketahui oleh publik.
Itulah beberapa informasi terkait pemilihan media untuk penayangan press release. Dengan memperhatikan keempat poin tersebut, kamu akan lebih mudah untuk menyaring media mana yang cocok mempublikasikan press release perusahaanmu.
Buat kamu yang membutuhkan jasa press release, Genaya Public Relations agency dapat membantu dalam pembuatan siaran pers sekaligus pendistribusian ke media-media nasional. Saat ini, Genaya Public Relations agency telah bekerja sama dengan puluhan media nasional. Selain itu, Genaya Public Relations agency juga memiliki ratusan jaringan jurnalis dari berbagai industri yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan press release kamu akan cepat terpublikasi.
Gimana? Kamu tertarik untuk menggunakan jasa Genaya Public Relations? Atau masih mau tanya-tanya? Yuk, konsultasi sekarang bersama Genaya Public Relations!


